GIZI KERJA


Apa yang dimaksud dengan gizi kerja ?

Gizi kerja adalah nutrisi/ kalori yang dibutuhkan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan jenis pekerjaan yang bertujuan untuk mencapai tingkat kesehatan tenaga kerja dan produktivitas yang setinggi-tingginya. Lanjutkan membaca

PENANGANAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA

Setiap kegiatan penangnan Bahan Kimia Berbahaya didalamnya sudah pasti terkandung resiko bahaya potensial yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan dampak kerugian yang serius. Baik dari sisi materi, moril dan social jika tidak ditangani secara serius sesuai dengan prosedur K3. Untuk itu dipandang perlu adanya penerapan K3 yang harus dilaksanakan dengan seksama dan terpadu oleh Unit-unit kerja yang terlibat langsung dalam penangnanan Bahan Kimia Berbahaya di tempat kerja. Penerapan K3 yang dimaksud adalah meliputi : Perencanaan, Pelaksanaan, Perbaikan/Pembinaan dan Penanggulangan yang bersifat darurat ( emergency ). Maksud dan tujuannya adalah : Lanjutkan membaca

AMONIAK ( NH3 )

SIFAT-SIFAT FISIK

Gas tidak berwarna, berbau khas amoniak, iritan, mudah larut dalam air.

Titik leleh : -77.7 oC

Titik didih : -33.4 oC

Tekanan Uap : 400 mmHg (-45,4 oC)

Kelarutan dalam air : 31 g/100g (25 oC)

Berat jenis : 0.682 (-33,4 oC)

Berat jenis uap : 0.6 (udara=1)

Suhu kritis : 133 oC

Lanjutkan membaca

1. ASAM SULFAT (H2SO4)

(Sulphuric acid)

  • Oil of Vitriol
  • Battery Acid
  • Fertilizer Acid

Berat Molekul : 98.01

SIFAT-SIFAT FISIK

Cairan kental, bening kekuningan
Titik leleh : 10 oC
Titik didih : 330 oC

Larut dalam air dalam segala perbandingan

Tekanan uap : 1 mmHg (146oC)
Berat jenis : 1.84 (100%)

Berat jenis uap : 3.4 (udara = 1)

Lanjutkan membaca

PENGELASAN & PEMBERSIHAN DI CS

CARA PEMBERSIHAN CONFINED SPACES ( Storage Tank ) :

A. Mencuci/mengisi dgn air dingin

B. Pembersihan dgn Air bertekanan

C. Meniup dgn Udara ( Air Blowing ).

D. Pembersihan dgn uap air panas

E. Mencuci dgn Larutan Ditergent panas ( sodium Silicate / Sodium Phosphate )

F. Mencuci dgn Larutan Alkali panas ( Caustic Soda ) Lanjutkan membaca

CONFINED SPACES

Confined Spaces adalah :

Setiap ruang/tempat kerja yang ventilasi Alaminya buruk, dimana dalam ruang tsb terdapat Gas/Uap beracun dan mudah terbakar/meledak jika kontaminasi dengan Oksigen ( O2 )Atau

Confined Spaces adalah :

Setiap ruang kerja yang memiliki kadar Oksigennya kurang dari 19,5 %.

Contoh CONFINED SPACES :

Storage Tank , Boiler, Manhole, Septic Tank, Reactor, Silo, Bonna Pipe, Sewer dll.

IDENTIFIKASI CONFINED SPACES

Merupakan ruang/tempat kerja yang cukup untuk dimasuki tubuh untuk melakukan pekerjaan di dalamnya. Pintu untuk masuk/keluar hanya memiliki satu lubang masuk.

Bukan didesaign sbg tempat kerja yang digunakan secara terus-menerus. Lanjutkan membaca

Pengenalan Bahaya Di Lingkungan Kerja

Klasifikasi Bahaya

  • Bahaya di lingkungan kerja dapat didefinisikan sebagai segala kondisi yang dapat memberi pengaruh yang merugikan terhadap kesehatan atau kesejahteraan orang yang terpajan.
  • Faktor bahaya di lingkungan kerja meliputi faktor Kimia, Biologi, Fisika, Fisiologi dan Psikologi Lanjutkan membaca

PEDOMAN PENERAPAN SMK3

Wajib dilaksanakan oleh perusahaan disemua sektor dan terintegrasi dengan sistem Manajemen Perusahaan Dan harus Memenuhi Persyaratan Minimum :

– 5 prinsip dasar dan 12 elemen

Sektor kegiatan usaha tertentu dapat menambah sesuai jenis dan tingkat risiko bahaya yg ada, atas persetujuan Menteri

1. KOMITMEN DAN KEBIJAKAN

1.1 KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN

* organisasi K3

* menyediakan anggaran, SDM dan sarana

* penetapan tanggung jawab, wewenang dan

kewajiban

* perencanaan K3

* melakukan penilaian

1.2. TINJAUAN AWAL K3

* identifikasi kondisi dan sumber bahaya

* pengetahuan dan peraturan perundangan K3

* membandingkan penerapan

* meninjau sebab dan akibat

* efisiensi dan efektifitas Lanjutkan membaca

PROSES AUDIT INTERNAL SMK3

PROSES UADIT INTERNAL SMK3

1. PERSIAPAN

Perusahaan perlu merencanakan kegiatan auditnya agar dapat berjalan lancar dan

memenuhi sasaran dari kegiatan audit tersebut.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelumnya yaitu :

– Tujuan dan ruang lingkup audit.

– Personil pelaksana audit.

– Tugas dan tanggung jawab yang jelas.

– Jadual kegiatan audit.

– Dokumentasi kegiatan audit ( prosedur, form, dll ). Lanjutkan membaca

AUDIT SMK3

DIFINISI AUDIT SMK3

  • Alat untuk mengukur besarnya keberhasilan pelaksanaan dan penerpan SMK3 di tempat kerja
  • Pemeriksaan secara sistimatik
  • Dilakukan secara independen
  • Dilakukan oleh Badan Audit independen minimal 1 kali/3 tahun

AUDIT SMK3 :

  1. INTERNAL : DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN/PENGURUS
  2. EKSTERNAL : DILAKUKAN OLEH BADAN AUDITOR ( minimal 3 th sekali )

Bagi perusahaan :

- Mempekerjakan Pekerja/buruh lebih dari 500 org – Mempekerjakan Pekerja/buruh lebih dari 100 org dan tingkat resiko bahaya tinggi – Sektor Kegiatan Usaha Spesifik (pertambangan dan energi, industri kimia, konstruksi, pelabuhan, transportasi, jasa rumah sakit) (Dpt dirubah/ditambah berdsrkan perkembangan IPTEK oleh Menteri) Lanjutkan membaca