RSS

HARAPAN seorang Kuli Pabrik

pabrik

Saya hanya ingin berbagi sesuatu yang pernah saya ketahui tentang hal yang berhubungan dengan ” KESELAMATAN ” khusunya yang berkaitan dengan masalah KESELAMATAN dan KESEHATAN KERJA bagi para Karyawan di sebuah Perusahaan. Ada hal menarik bagi saya untuk membuat Blog KESELAMATAN dan KESEHATAN KERJA ini mengingat dari berbagai kasus ternyata BIAYA KECELAKAAN sangatlah MAHAL…!! dan ini harus menjadi tanggungan bagi para pihak, baik Karyawan yang mengalami kecelakaan maupun Perusahaan sebagai penyandang dana. Harapan PROFIT sebuah Perusahaan sangatlah ditentukan oleh adanya suasana kerja yang AMAN, NYAMAN dan SELAMAT bagi para Karyawan yang ada di dalamnya. Keberhasilan KESELAMATAN dan KESEHATAN KERJA sangatlah tergantung TOP Managemen sebuah Perusahaan dalam mengimplementasikan dan membudayakan ” KATIGA ” secara terus menerus dan berkesinambungan yang tentu saja perlu adanya dukungan semua pihak yang ada di dalam Perusahaan tersebut. Tanpa adanya kemauan dan kerja keras dalam membudayakan ” KATIGA ” rasanya kecil kemungkinan sebuah Perusahaan bisa eksis dalam meraih keuntungan demi KESEJAHTERAAN Karyawannya. Berbicara masalah KATIGA, ibarat menggenjot sepeda di tanjakan tinggi. Sekali saja kita terlambat mengayuh dan berhenti akan berdampak JATUH dan TERPEROSOK turun kebawah.

Keberhasilan sebuah Perusahaan yang telah dibangun dalam puluhan tahun, bisa AMBRUK dalam sesaat jika TOP Managemen LENGAH dalam mengawal KATIGA. Dan, Ingat…membangun KEPERCAYAAN kembali para Stage Holder sangatlah SULIT…ketika sebuah Perusahaan sudah terlanjur ambrug karena KECELAKAAN Industri yang dialaminya. Masihkah kita ingat kasus Boppal di India…??. Kiranya cukuplah itu menjadi KAJIAN dan PENGALAMAN bagi kita-kita yang memperdulikan KESELAMATAN dimanapun kita berada.

Ada motto tentang Keselamatan yang menggelitik buat saya yaitu ” MENGGANTI KACA MATA ITU MUDAH…tapi MENGGANTI MATA SANGATLAH SUSAH “. Mata adalah ANUGERAH dari Tuhan, Kenapa gak mesti kita LINDUNGI…??.
Mudah-mudahan Blog ini saya sajikan buat anda semua walaupun toh dengan informasi yang meskipun minim ini dapat bermanfaat buat saya pribadi, syukur-syukur ada manfaatnya buat Anda-anda yang sempat mampir di Blog ini.

” Mulailah KATIGA dari diri anda dan Keluarga “

Salam – bung Okleqs

 

15 responses to “HARAPAN seorang Kuli Pabrik

  1. karyadi

    Mei 29, 2008 at 7:51 am

    Memang agak sulit untuk membudayakan K3 dilingkungan kerja, karena sebagian pekerja selalu berfikir bagaimana bekerja dan mendapatkan gaji dan tidak melihat bahaya apa saat melaksanakan pekerjaan. Mudah mudahan top manajemen setiap perusahaan dapat menyelamatkan pekerjanya

     
  2. kusno wiyoto

    Juni 3, 2008 at 8:41 am

    Mas Kariyan, bagaimana penerapan K3 terhadap kesehatan mata untuk pekerja yang sehari-hari bekerja di depan komputer agar mata nggak terus minus ya…

     
  3. eshape

    Juni 4, 2008 at 8:28 am

    Salam.

    Kalau kita perhatikan beberapa tahun lampau, maka sebenarnya budaya K3 sudah makin merasuk di Indonesia.

    Taruh kata saat ini masih belum bagus, tapi beberapa tahun lalu sungguh sangat parah.

    Kuncinya, kita selalu berusaha menjadi contoh dalam melaksanakan K3 dan kita buktikan memang kita adalah contoh yang baik.

    So, mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk selalu berbuat baik. Semoga Tuhan memberi kekuatan dan kesabaran pada kita.

    Amin.

    Blognya bagus deh…!:-)

    Salam K3

     
  4. Dony

    Juni 9, 2008 at 10:24 pm

    Salam Kenal,
    Saya pingin tahu.. batasan aspek teknik dengan K3, karena yang dipakai yang mana, misalnya standart teknik kita juga belum punya pedoman ?

    Saya takutnya juga berlebihan, dengan alasan K3, kemudian melarang sesuatu yang belum ada dasarnya.

    Mohon informasi dan pangdangan
    Terima Kasih

     
  5. priyo

    Agustus 5, 2008 at 12:31 pm

    Salam kenal…
    menyimak harapan bapak…akhirnya ijinkan sy ikut berpendapat. K3 sangatlah nyata dan selalu kita rasakan. Sisi Baiknya…. kita aman,sehat dan selamat. Tragisnya… kita lihat dan dengar masih banyak kecelakaan, peledakan, kebakaran yang mengakibatkan korban hanya karena kita tidak memperhatikan dan melaksanakan K3. Ini di butuhkan komitmen baik pemerintah (Depnaketrans dan Pemerintah Daerah), pengusaha, tenaga Kerja dan Stakehoulder untuk menangani K3. Kapan Lagi ??? Apa masih nunggu tumbal/korban….?……..ancaman dan resiko bahaya ada di sekitar kita dan masyarakat tenaga kerja.

    Matur Nuwun

     
  6. agus Ridwan

    Februari 11, 2010 at 6:00 pm

    cuek bebek aja ama kebijakan perusahan

     
  7. dodi

    Maret 26, 2010 at 1:26 am

    Populer kan budaya kerja dengan K3…Oyeee!

     
  8. Muh. Amin

    Agustus 7, 2010 at 12:27 pm

    Salam kenal
    Saya sangat setuju dengan pernyataan bapak bahwa ; keberhasilan K3 sangatlah bergantung pada Top Managemen sebuah Perusahaan. Karena ketika kita akan mengimplemantasikan arah kebijakan K3 di sebuah Perusahaan tidak lepas dari Biaya yang ditimbulkan, sementara setiap Perusahaan senantiasa akan melakukan pula efisiensi. Pemahaman akan dampak tabrakan gunung ES perlu untuk lebih ditingkatkan. tks

     
    • Fahry Noor

      Agustus 30, 2010 at 12:52 pm

      @Dear bung Amin… selama ini yg kita (para simpatisah & ahli K3) selalu andalkan/jdkan tameng pd saat memaksa perusahaan menerapan K3 adalah ketentuan perudangan & komitment manajemen puncak.
      … prcaya lah, klo Anda tlh mndptkan semua komitmen/wewenang itu (the “big stick”), K3 akn menjadi sekedar suatu kemewahan yg blm tntu sesuai dgn pruntukan d pkrjaan/orgnisasi. Sy prnah bersama dgn Top Management yg bgitu committed dgn Safety (mendanai besar2an Safety) namun tdk mmprtimbangkan kesehatan/keselamatan keuangan organisasi/prusahan, yg akhirnya… badly led him to his reinforced resignation.

      & in addition… menurut Safety Culture versi Duphont (reactive, dependent, independent up to interdependent stage), the big stick yg highly committed tsb msh 1 level lbh d atas organisasi/prusahaan yg tdk ber-Safety… artinya yg paling penting dlm K3 adalah bg masing2 individu SEMUA LEVEL utk MAU TERLIBAT dalam pelaksanaan K3 tsb as “to see what is on and not on”.

       
  9. soehartohp

    Februari 19, 2011 at 7:59 pm

    sebenarnya penerapan k3 di indonesia semakin hari menurun lebih-lebih diterrapkan otoda karena di PEMDA itu tdk ada Specialisnya , sehingga wajar bila proyek Pembangkit TENAGA NUCLEAR dibatalkan saja karena k3 untuk neuclear tinggi ……………………………………..
    contoh :
    1. Depnaker Trans belum sungguh mengaplikasikan penerapan K3 dgn alasan tdk punya
    tenaga Ahli K3 yg cukup,sebab penindakan harus dilakukan PPNS K3, sekarang PPNS
    NORMA sdh berperan ganda ,pimpinannya yg penting ada UANG
    2. Depnaker harus rela membentuk BADAN k3 NASIONAL DGN INFRA STRUKTUR Balai
    Hiperkes dan KK yg ada
    3. Kok tdk malu banyaknya musibah akibat kerja di indonesia mana data yg pasti
    malu lagi banyaknya TKW dan TKI bermasalah ,sampai BAMBUNG di Negeri orang

     
  10. Aji

    Agustus 5, 2011 at 4:10 pm

    Sebaiknya tetap maju melangkah untuk hidup lebih baik dan selamat, walaupun semua itu perlu perjuangan yang panjang dari pada tidak sama sekali. salam K3

     
  11. stoivkov

    Desember 1, 2011 at 12:42 pm

    terkadang ada perusahaan yg menggembor-nggemborkan k3, tapi fasilitas penunjang k3 sangat minim. .

    hanya ketika dilakukan audit saja k3 berjalan.
    tukang audit selesai & udah dpt sertifikasi, k3 dilupakan

     
  12. Ganda Setiawan

    Desember 1, 2011 at 12:54 pm

    membudayakan K3 butuh kesabaran,, terkadang kita harus tegang urat leher untuk meyakinkan management terkait dengan K3 yang didalamnya banyak poin2 yang perlu diperhatikan.

     
  13. cahyo_17

    April 3, 2013 at 8:36 pm

    I Like It > ” MENGGANTI KACA MATA ITU MUDAH…tapi MENGGANTI MATA SANGATLAH SUSAH”

    Mata adalah ANUGERAH dari Tuhan, Kenapa gak mesti kita LINDUNGI…??.

     
  14. global ims media marketing

    Juli 1, 2013 at 3:26 pm

    Research shows that 60% of individuals choosing a website for the keywords that are auto-filled as people visit your site
    and can change from day to day. Make FB earn for you and them as it forms a home business you have to
    have a permanent Marketing consultant for your business and website, you can automate the entire process.
    We take into account different aspects such as density of
    the keywords that you’re targeting.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: