RSS

LANDASAN HUKUM PENGAWASAN KESEHATAN KERJA

20 Jan

LANDASAN HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN PEGAWASAN KESEHATAN KERJA

Undang-undang No. 13 tahun 2003
Undang-undang No. 3 tahun 1951
Undang-undang No. 21 Tahun 2003
Undang-undang No. 1 tahun 1970
Undang-undang No. 3 tahun 1992
Undang-undang No. 32 tahun 2004, Jo. PP No. 25 Tahun 2000
Kepmendagri No. 130-67 Tahun 2002

Ruang Lingkup Kesehatan Kerja (Obyek Pengawasan)

Pelayanan Kesehatan Kerja, SDM bidang kesehatan kerja,, Kelembagaan bidang kesehatan kerja, Ergonomi kerja, P3K di tempat kerja, Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, Penyakit Akibat Kerja (PAK), Penyelenggaraan makanan bagi tenaga kerja/Gizi kerja, Higiene industri, Toksikologi industri, Psikologi kerja, Emergency respon di tempat kerja

Undang-undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan:

Pasal 86

(1) Setiap pekerja / buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas :

  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja;
  • Moral dan Kesusilaan
  • Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.

(2) Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna mewujudkan produktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan kesehatan kerja.

(3) Perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penjelasan Pasal 86 :

Upaya keselamatan dan kesehatan kerja dimaksudkan untuk memberikan jaminan keselamatan dan meningkatkan derajat kesehatan para pekerja/buruh dengan cara pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, pengendalian bahaya di tempat kerja, promosi kesehatan, pengobatan dan rehabilitasi.

Pasal 87

(1) Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.

(2) Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Undang-undang No. 3 Tahun 1951 Tentang Pernyataan Berlakunya UU Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 Dari RI Untuk seluruh Indonesia.
Pengawasan perburuhan antara lain diadakan guna mengawasi berlakunya UU dan Peraturan Perundangan Perburuhan pada khususnya.

Menteri yang diserahi urusan perburuhan atau pegawai yang ditunjuk olehnya akan menetapkan pegawai-pegawai mana yang diberi kewajiban untuk menjalankan pengawasan perburuhan.

UU No. 21 tahun 2003 tentang Pengesahan ILO Convention No. 81 concerning Labour Inspection in Industry and Commerce (Konvensi ILO No. 81 mengenai Pengawasan Ketenagakerjaan Di Industri dan Perdagangan)

  • Sistem pengawasan ketenagakerjaan harus diterapkan di semua tempat kerja berdasarkan perundang-undangan.
  • Sistem pengawasannya dilakukan oleh Pengawas Ketenagakerjaan

Undang-undang No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan kerja :

  • Syarat-syarat Keselamatan Kerja berisi lebih dari 50% syarat-syarat Kesehatan Kerja. Dirjen Binwasnaker melakukan pengawasan umum terhadap UU ini. Pegawai Pengawas dan Ahli K3 ditugaskan menjalankan pengawasan Langsung thd ditaatinya UU ini dan membantu pelaksanaannya.
  • Pemeriksaan Kesehatan TK dilakukan oleh Dokter yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi khusus (dokter pemeriksa kesehatan tenaga kerja).
  • Kebijakan Nasional menjadi tanggung jawab Menteri Tenaga Kerja shg terjamin pelaksanaannya secara seragam dan serasi bagi seluruh Indonesia.

PP. 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah Dan Kewenangan Propinsi Sebagai Daerah Otonom.
Kewenangan Pemerintah di bidang Ketenagakerjaan adalah seperti pada Pasal 2 ayat 3 yaitu :

  • Penetapan kebijakan hubungan industrial, perlindungan pekerja dan jamsos pekerja.
    • Penetapan standar keselamatan kerja, kesehatan kerja, hygiene perusahaan, lingkungan kerja dan ergonomi.
    • Penetapan pedoman Penentuan kebutuhan fisik minimum.

     

    • Kepmendagri No. 130-67 tahun 2002 tentang Pengakuan Kewenangan Kabupaten dan Kota:

     

    Kewenangan Bidang Ketenagakerjaan khususnya perlindungan tenaga kerja :

     

    1. Bimbingan pencegahan kecelakaan kerja
    2. Bimbingan kesehatan kerja
    3. Bimbingan pembentukan P2K3
    4. Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja
    5. Pemeriksaan Kecelakaan kerja
    6. Pemberdayaan pelaksanaan kegiatan Ahli K3
    7. Pemberdayaan pelaksaan kegiatan PJK3
    8. Pelaksanaan Penerapan SMK3
    9. Pemberian ijin Pengesahan Sertifikat K3
    10. Penyidikan Pelanggaran Norma K3
    About these ads
     
    29 Komentar

    Posted by pada Januari 20, 2008 in KESEHATAN KERJA

     

    29 responses to “LANDASAN HUKUM PENGAWASAN KESEHATAN KERJA

    1. Lukmanul Hakim

      Januari 30, 2008 at 9:22 am

      Jika melihat landasan hukum yang ditampilkan kami tidak melihat aturan-aturan yang dikeluarkan oleh depkes tentang kesehatan kerja tercantum sebagai landasan hukum, padahal kita ketahui bahwa”KESEHATAN” apapun embel-embelnya harus tehnis medisnya mengacu pada aturan depkes.
      Jadi saran mungkin dilihat lagi aturan depkes.
      Selain itu Kepmenaker yang menjelaskan tentag kesehatan kerja juga satu yang jadi acuan. Baik Kepmen depkes maupun depnaker menjelaskan ruang lingkup kesehatan kerja sampai pada SDM, Kepmekes lebih detail tentang SDM nya.

      ………………………………………………………………

      Terima kasih Koreksinya P. Lukman, Memang terus terang saja sayapun melihat bahwa KESEHATAN KERJA
      kurang berkembang dibandingkan dengan KESELAMATAN KERJA. Pedahal dalam sejarahnya Kesehatan Kerja sudah ada lebih duluan ketimbang Keselamatan Kerja.
      Perlu diketahui bersama, bahwa rata-rata Dokter Kerja dalam sebuah Perusahaan bersifat masih KURATIF, alias menunggu pasien datang ketimbang melakukan PEMETAAN di lapangan tentang berbagai dampak yg ditimbulkan akibat Kerja. Kenapa demikian…?? Karena mayoritas Dokter yang ada dalam Perusahaan masih di dominasi oleh Dokter UMUM…BUKAN Dokter Kerja.
      Saya akan sangat merasa berterima kasih sekali jika P. Lukman memiliki referensi yang berkaitan dengan KEPMENKES masalah SDM untuk melengkapi tulisan-tulisan saya.

      Terima kasih banyak atensi P Lukman

      Salam

       
    2. Bung Laim

      Februari 27, 2008 at 9:06 pm

      Peraturan tegas tapi sankinya nggak tegas sama sekali,makanya banyak perusahaan yang jadi mokong. mending melanggar peraturan terus bayar sanksi pelanggaran yang ringan,paling 100 ribu udh mentok. Wahai bapak-bapak yang duduk di Depnakertrans,berjuanglah untuk para pekrja dan buruh. Jabatan anda bukan hanya dipertanggung jawabkan didunia tapi juga di akhirat. liatlah saudara-saudara kita yang jadi sapi perahan para pengusaha.

       
    3. Bung Laim

      Februari 27, 2008 at 9:12 pm

      Peraturan perundangan banyak yang harus direvisi Pak Depnakertrans,waktu terus berputar,teknologi sudah maju yang mengakibatkan permasalahan baru dalam bidang industri. Peraturan K3 kuno,bisakah untuk mengatasi masalah di masa akan datang??????

       
    4. Bung Laim

      Februari 27, 2008 at 9:17 pm

      Contohnya UU Uap Tahun 1930,itu perlu skali direvisi karena sanksinya tidak tegas. kalo ingin UU itu dipatuhi maka haruslah tegas sanksinya. Masak namanya UU tapi yang melanggar hanya dikenai sanksi kurungan penjara 3bulan atau denda Rp.30. Pastinya tidak akan dilaksanakan UU tersebut.

       
    5. Bung Okleqs

      Maret 3, 2008 at 2:44 pm

      @…Bung Laim
      Itulah masalahnya pihak DISNAKERTRANS..emang selama ini hanya bisa bikin Peraturan sekaligus UU, namun aplikasi di lapangan tidak dibarengi dengan PERANGKAT Kerasnya. Sebagai contoh kecil saja. Adanya Perselisihan Karyawan dengan Perusahaan masih MENTAH….Belon ada BIPARTIT yang bisa membela Karyawan yg memiliki permasalahan dengan Perusahaan. Lagian Depnaker juga gak secara tegas berani memberikan SANKSI kepada Perusahaan yg BANDEL. Dah banyak Pakar-pakar yg menyoroti hal ini. Namun….masih saja berjalan ditempat…
      Jadi MBULET seperti Benang KUSUT. Undang-Undang hanyalah bentuk Tulisan yg dibuat hanya untuk TONTONAN saja…
      yah…dari pada TIDAK ada kale….

      Terima kasih Bung laim, atas perhatiannya PEDULI dengan K3.

       
    6. Angela

      Maret 7, 2008 at 10:59 pm

      Waaah,, bagus tuh untuk nambah pengetahuan…!!!!

       
    7. ahmad

      Maret 26, 2008 at 6:04 pm

      mhon bantuaanya…..
      apakah ada peraturan yang mengatur tentang retribusi P2K3, dan apa saja kualifikasi perusahaan yang masuk dalam kategori P2K3, perusahaan kami bergerak di bidang jasa telekomunikasi, dan hanya memiliki karyawan di bwah 10 orang, apakah bisa masuk dalam kualifikasi tersebut, ini dikarenakn ada pihak dari depnakertrans yang meminta retribusi untuk pelaksanaan P2K3 setiap bulannya. terima kasih, mhon apakah ada peraturan yang mengaturnya?

      ********************

      Pak Achmad
      Kualifikasi Perusahaan wajib memiliki P2K3 adalah :
      1. Perush. yang memiliki karyawan lebih dari 500 orang.
      2. Perush. yang memiliki karyawan antara 100 s/d 500 orang.
      3. Perush. yang memiliki karyawan 50 s/d 100 orang.
      4. Perush. yang memiliki karyawan kurang dari 50 orang dengan tingkat BAHAYA tinggi.

      Karena Perusahaan Bpk bergerak pada Jaringan ( Instalasi ), maka Perusahaan Bpk. masuk pada KLASIFIKASI no. 4.
      Landasan HUKUM : 1. PUIL 200, 2. Kep.Dirjen Pembinaan Hub. Industrial dan Was. Tenaga kerja no. KEP-311/BW/2002. 3. Permenaker no. 02/Men/1989.

      Lah…masalah RESTRIBUSI P2K3 setiap bulannya…??? ada apa ini…??,
      rasanya gak ada Pak. coba ditanyakan…. DASAR HUKUMNYA apa…??

       
    8. Suci Setia Ningrum. AMK

      April 1, 2008 at 9:00 pm

      Buruh harus bisa ditinjau lagi dalam kesehatannya karena dalam perusahaan diperlukan tenaga manusia. bila tenaga manusia sakit-sakitan maka sebuah perusahaan tidak mungkin jalan.

       
    9. zesa

      April 8, 2008 at 6:44 pm

      Bung Okleqs..
      terima kasih atas masukan ini…
      menambah wawasan dan ilmu pengetahuan…
      saya berharap bapak mau memberikan informasi mengenai penyusunan SMK3
      untuk sertifikasi OHSAS 18001 : 2007

      terima kasih

       
    10. Albert Atem

      April 12, 2008 at 5:03 am

      mhon bantuanya…
      Saya D3 ITS jurusan K3…
      Menurut saya Keselamatan Kerja di Indonesia masih relatif kurang…
      Baik karena Human Eror maupun Teknologinya…

      Untuk FAKTOR BAHAYA LINGKUNGAN KERJA dibagi atas beberapa faktor, salah satunya yaitu Faktor Fisik…

      Dan Untuk Faktor Fisik itu sendiri dibagi atas..:
      - Kebisingan
      - Suhu
      - Radiasi
      - Tekanan Udara Tinggi
      - Getaran
      dll

      Untuk Faktor Fisik Getaran adakah penjelasan yang lebih lanjut…

      Mohon balasanya ya pak…
      terima kasih sebelumnya…

       
    11. Santri Gundhul

      April 25, 2008 at 1:35 pm

      @…Mbak Suci S. Ningrum,
      Betul sekali mbak, Kesehatan tenaga kerja seharusnya menjadikan perhatian yg utama dan hal tersebut telah diatur dalam UU.no.I th1970. Bab IV pasal 8, ayat 1-3 tentang kewajiban Pengurus untuk memeriksakan Kesehatan karyawannya secara berkala ( 1 thn sekali ).

      Permasalahannya terkadang banyak Pengurus yang mengabaikan kewajibannya dengan alih-alih masalah BIAYA..he..he..akhirnya yg jadi korban adalah Tenaga Keja.

      @….bapak Zesa,
      SMK3 versi OHSAS yg asli masih dalam bahasa Inggris Pak, ntar deh…saya postingnya dalam bahasa aslinya. Habis saya paling gak bisa bahasa Inggris..heks..heks…mudah-mudahan failenya masih ada.

      @….Mas Albert Atem
      Sebenarnya masalah Keselamatan Kerja lebih maju ketimbang masalah Kesehatan Kerjanya yang sampai saat ini masih bersifat KURATIF. Maklum saja Dokter Kerja di Indonesia masih sangat MINIM…alasan KLASIK banyak Dokter yg pada gak mau masuk dalam Perusahaan karena Gajinya kecil heks..heks..
      Yah…mengenai yang mas Albert tanyakan, kebetulan saya juga belum mendapatkan bahan tentang itu. Kita sama-sama mencari yah mas…dalam UU juga sudah saya cari-cari tapi kok yah belum ketemu. mohon maaf.

      Halah…mohon dipersori nama : Santri Gundhul ” juga aslinya bung OKLEQ’S. Saya menjawab Koment dari Blog yg satunya sih.

       
    12. fay

      Juni 5, 2008 at 1:19 pm

      hai…………
      punya info mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di SPBU nggak?????
      ku butuh bahan buat skripsi neh…………….
      kalo bisa SOP di SPBU, alur kerja,sama tahap2 walk through survey yg bagus gimana??????????????????
      makasih

       
    13. Hilton Panggabean

      Juni 19, 2008 at 1:09 pm

      Tolong bantu kami, dimanakah alamat websitenya Himpunan Peraturan Perundang – Undangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja?
      ASAP ya..thanks

      Kindly rgds,
      Hilton P

       
    14. Agus Setiyawan MM

      Juni 27, 2008 at 3:16 pm

      Dikirim Dulu, Baru Bayar

      Malang, Rabu 11-06-2008

      Perihal: CD New Version 697MB/573Files (ISO, 5S, GMP, SM-K3, Hospital, Plastics, Sanitation Dan HVAC)

      Jika perusahaan Anda memiliki kebutuhan yang berkaitan dengan ISO (International Standard Organization), 5S (Dasar dasar tentang Rapi, Bersih dan Tertata), GMP (Good Manufacturing Practice), SM-K3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Hospital, Plastics (Dasar dasar Plastics), Sanitation (Kebersihan Sebenarnya) dan HVAC(Penyediaan AC Central yang Memenuhi Standard); akan tetapi mungkin perusahaan dimana Anda bekerja memiliki budget yang terbatas, waktu yang sempit, dan berbagai kendala faktor lainnya untuk mengikuti seminar atau training dengan topik tersebut di atas yang rata-rata kisaran harganya 1,5 – 2,5 juta per orang.

      Maka berikut ini adalah salah satu solusi terbaik yaitu kumpulan presentasi untuk kebutuhan perusahaan Anda atau bahkan untuk Anda pribadi yang dikemas dalam 1 (satu) CD yang berisi 697 MB/573 Files. Dengan isi sebagai berikut, dengan format semuanya powerpoint :

      I. 5S-5R-5P :
      1. Peningkatan Kualitas
      2. 5S5K di Progress
      3. 5S TPM Activity
      4. 5S Modul
      5. 5S PRODUKTIVITAS, KETENAGAKERJAAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
      6. 5S Training Modul
      7. Penerapan 5S
      8. Presentasi 5S
      9. Sosialisasi Lomba 5S
      10. Tatapan yang Baik

      II. CPOB-GMP :
      1. Contoh Pemahaman Global
      2. Gbr Cuci Tangan
      3. GMP Training
      4. Pelatihan Internal Auditor CPOB
      5. Training GMP K3 & SMK3

      III. Hospital :
      1. Bumi 2070 Tanpa Air
      2. Contoh Kasus AIDS
      3. HIVAIDS serta Dimensi Gender
      4. Keracunan Makanan (Trainee Vendor)
      5. Konseling Dan Tes Sukarela
      6. Pengatahuan Dasar HIV AIDS
      7. Pest Control Pabrik
      8. Pestisida
      9. Pocari
      10. Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS
      11. Prosedur K3 Khusus HIV AIDS
      12. Terapi Cairan Rasional
      13. Terapi Cairan untuk Anak

      IV. HVAC :
      1. Clean Room Seminar-Training
      2. Clean Room Std
      3. HVAC & CR Air Filtration
      4. HVAC Concept & Design for Cleanroom
      5. Introduction to LPM & CF
      6. Why Air Filter

      V. ISO 9001 :
      1. Audit Internal_Trainer
      2. ISO Presentation umum
      3. Ketentuan Penggandaan dokumen
      4. M7-Risk-Analysis-FMEA-HACCP
      5. MANAJEMEN PERSEDIAAN
      6. Materi Internal Audit 19011
      7. Pengenalan ISO 9001 & Dokumentasi
      8. Presentasi ISO 9001-2000
      9. Presentasi SNI 19-9001-2000
      10. Process FMEA
      11. Strategi Manajemen Pembelian dan Supply Chain

      VI. ISO 14001 :
      1. 1400 Certification
      2. Hazard Communication
      3. Internal Audit Training
      4. ISO 14001
      5. ISO 14001- OHSAS – SMK3 – Audit modifikasi
      6. OGSM pelatihan ISO 14001
      7. OHSAS 18000
      8. Pelatihan Internal Auditor
      9. Penanganan Limbah B3
      10. Pencapaian PROPER New
      11. Pengelolaan LK3
      12. Perbandingan Penawaran ISO 14001 2004

      VII. Others :
      Sebagai bonus (pengetahuan ringan), terdiri lebih dari 30 files

      VIII. Plastics :
      1. 2_Elements of the mold
      2. Applications
      3. Basic Design Issues With Copolyesters
      4. Basic Molding Issues With Copolyesters
      5. Chem Eng Plastic
      6. EBM Mkt Tech Presentation
      7. ESPBU General
      8. General Medical
      9. Hot & Cold Runner
      10. Keys to Successful Molding
      11. MOLDING
      12. MOULD MATERIAL DOLPHIN

      IX. Sanitation :
      1. Calmic & sanitact product
      2. Discreet presentation
      3. Food Medixair
      4. Initial Healthcare
      5. Medical – Medixair
      6. Presentation DCM
      7. Presentation for Caltex
      8. SARS For Medixair

      X. SM-K3 :
      1. 18001_OHSAS
      2. Acccident & Behaviour
      3. B-3 Training
      4. Bapedalda Emisi B3
      5. Biomechanics of Spine
      6. Defensif Driving
      7. Drive Safe1
      8. ERGONOMI
      9. Evaluasi Potensi Bahaya
      10. FIRE PROTECTION FACILITIES
      11. Fire Safety Management
      12. H 2 S
      13. Handling B-3
      14. Hazard Communication ( MSDS )
      15. Identifikasi Bahaya
      16. IR Inspection
      17. Irish Towtruckteam
      18. K3 di Industri Farmasi
      19. K3 Listrik
      20. Kesalahan Dalam Bekerja
      21. Keselamatan & keamanan kerja
      22. Konsep Emergency Response
      23. Modul A-02 Proteksi Bahaya Peledakan
      24. Modul A-03 Sistem Pengendalian Asap
      25. Modul A-06A Pengujian Sifat Bahan
      26. Modul A-08 Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran
      27. Modul A-09 Performance Based Design
      28. Modul AK3 Pengenalan SMK3___slide_6_20
      29. Modul Forklift Linde Yang Rusak
      30. Organisasi Tanggap Darurat
      31. P2K3
      32. Paradigma Baru Safety
      33. Pelatihan Anggota BK-3 MODIFIKASI
      34. Pencapaian Proper New
      35. PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
      36. Perilaku Manusia Menghadapi Kebakaran
      37. POLWIL Malang
      38. Presentasi PENANGANAN BAHAN BERBAHAYA1
      39. Presentation Penyebab kecelakaan
      40. Prinsip-Prinsip Ergonomi
      41. Refresh K3L (Sifht Paradigm)
      42. Rencana Tanggap Darurat
      43. Rapat Tinjauan Management SMK3 & ISO
      44. Safety Training for family
      45. Seminar_safety
      46. Sistem Pelaporan Kecelakaan
      47. Sistem Pengawasan K3
      48. SMK3 – Manajemen Resiko (IBPR)
      49. Tabrakan Forklift
      50. OHSM (Fenomena Kebakaran)
      51. OHSM _Accident & Insident Investigation
      52. Upaya Management K-3

      Khusus bagi yang berminat kami menawarkan untuk mengirimkan 1 keping CD tersebut, dengan menggantikan biaya pembuatan dan biaya pengiriman (khusus untuk pulau Jawa) dengan biaya sejumlah Rp. 125.000,- (#seratus dua puluh lima ribu rupiah#) included, sedangkan untuk diluar pulau Jawa dengan biaya sejumlah Rp. 175.000,- (#seratus tujuh puluh lima puluh ribu rupiah#) included

      Bila bapak ibu telah melakukan transfer dari bank dibawah ini :
      Sebagai alternatif Bank, kami sampaikan 3 alternatif yang bisa dipilih salah satu untuk memudahkan dalam transfernya :

      1. Buku : Tabungan Mandiri,
      Kantor Cabang : Surabaya, Gentengkali,
      Nama : Silvia Eko Sri Setioningsih,
      No. Rekening : 141 000 456 8127

      2. Buku : Tahapan BCA,
      No. Rekening : 331 020 8018,
      KCP : Jl. Ahmad Yani No. 183, Blimbing – Malang,
      Atas Nama : Silvia Eka Sri Setioningsih.

      3. Buku : Tabungan Syariah Plus, BNI 46 Syariah,
      Kacab Syariah Malang : Jaksa Agung Suprapto,
      No. Rekening : 01 2501 4127,
      Atas Nama : Agus Setiyawan Mulyono

      Mohon untuk segera mengirimkan data alamat selengkap lengkapnya dan nama yang tercantum direkening yang melakukan transfer (untuk memudahkan kami dalam tracingnya di internet banking), ke email : agus@fact.otsuka.co.id Demikian yang kami sampaikan, semoga bisa memberikan manfaat dan menjadikan ilmu yang berguna. Terima kasih banyak, dan sekali lagi mohon maaf bila tidak berkenan.

      Hormat Kami,
      INDEPENDENT “TRAINING-DEVELOPING-CONSULTING”
      Ir. Agus Setiyawan MM, Chem. Eng
      http://www.agusotsuka.wordpress.com
      HP : 081 333 841183
      (TBR) The Balearjosari Residence B – 41, Jl. Pahlawan – Balearjosari, Malang 65126
      Telp. 0341 – 5455330 (bisa tinggalkan nomer telp, nanti kami call back)
      Fax. 0341 – 426644 (direct)

      experidated penawaran 16-08-2008

      Catatan : Jika Bapak dan Ibu menginginkan copy cd untuk dikirimkan terlebih dahulu, mohon untuk segera mengirimkan alamat lengkap pengiriman tempat Bapak dan Ibu bekerja dengan nomer telepon, nomer facsimile serta No. HP (untuk memudahkan pihak Pandu Siwi dan Indo logistic maupun tracing kami baik pengiriman maupun transfernya), baru dilakukan transfer setelah copy cd diterima Bapak dan Ibu, paling lambat 3 hari setelah penerimaan copy cd.

       
      • Benyamin

        Agustus 18, 2009 at 11:45 pm

        saya berminat dengan cd new version (ISO,5S, GMP, dll) yang anda tawarkan, tolong kirimkan utk saya 1 cd tsb tgl 1 september 2009, uang akan saya transfer setelah cd saya terima. terima kasih sebelumnya.
        dikirim ke alamat :
        an.BENYAMIN MARUT
        PT. Alim Ampuhjaya Steel
        Jl. Letjen Sutoyo no. 241, medaeng, sidoarjo, jawa timur.
        No.tlp. 081330212797-03177100138

         
    15. M. Eddy Yusran

      Juli 4, 2008 at 8:03 am

      saya berminat dengan cd new version (ISO,5S, GMP, dll) yang anda tawarkan, tolong kirimkan utk saya 1 cd tsb, uang akan saya transfer setelah cd saya terima. terima kasih sebelumnya. dikirim ke alamat :

      M. Eddy Yusran
      Jl. Husni Thamrin gang Jeruk No. 34C RT.03 Dsn.01 Karang Anyar II
      Arga Makmur 38613
      Kab. Bengkulu Utara.
      No. hp 0811731950.

       
    16. tedi

      Januari 12, 2009 at 5:02 am

      falam hal ini saya mau tanya bagaimana SNI didaftarkan?

       
    17. Asruddin, SH, M.Si

      Maret 7, 2009 at 12:06 am

      harap kirim blanko pengesahan peralatan k3 dan rician biaya riksa k3?

      kirim ke email saya..
      asruddin_wasnaker@yahoo.com

       
    18. suhendri

      Oktober 13, 2009 at 3:43 pm

      i mo tanya apakah kebisingan setiap daerah tidak sama atau tidak sama dengan acuan depnakertran yakni NAB tidak boleh melebihi 85 desi bell

       
    19. dr aminudin

      November 4, 2009 at 11:30 am

      saya tertarik dgn cd new version (iso,5s dll) yg anda tawarkan. tolong dikirimkan ke saya,nanti saya transfer ke bank dimaksud.alamat saya:
      dr aminudin
      rumah dinas puskesmas atinggola,kecamatan atinggola,kab gorontalo utara,prop gorontalo.

       
    20. Maryadi

      November 8, 2009 at 7:17 am

      Saya berminat dengan cd new version (ISO,5S, GMP, dll) yang anda tawarkan.
      Tolong kirimkan utk saya 1 cd tsb.
      Uang akan saya transfer setelah ada bukti pengiriman barang yg di email ke saya.
      Terima kasih sebelumnya.

      Tolong dikirim ke alamat

      Maryadi / Finishing 2R
      PT Musashi Auto Part Indonesia
      Kawasan EJIP Plot 3J-2
      Cikarang,Lemah Abang
      Bekasi,Jawa Barat
      17550

       
    21. elan

      Januari 15, 2010 at 2:57 am

      ko permenaker 3 / 1984 tentang pengawasan terpadu tidak di cantum disana, apakah sdah tidak berlaku lagi ya, mhon penjelasannya

       
    22. M. IQBAL RAHMAN

      April 11, 2010 at 9:52 pm

      Admin Yth

      CD New Version 697MB/573Files (ISO, 5S, GMP, SM-K3, Hospital, Plastics, Sanitation Dan HVAC) , kalau masih tersedia saya mau 1 set
      Tolong jawab ya mas untuk tahun 2010 ini berapa harus sya transfer ?

       
    23. M. IQBAL RAHMAN

      April 11, 2010 at 9:57 pm

      Nambah komentar ya .
      kalau admin mau kirim dulu cd nya tolong kirim ke

      M.Iqbak Rahman
      Jln. Belanti Barat VI no. 9 telp. 0751 40124 , hp. 08126605233 , email : yesbonbom@yahoo.com
      Padang.

       
    24. Bram

      Juli 2, 2010 at 7:24 pm

      apakah masih bisa minta dikirimkan CD New Version 697MB/573Files (ISO, 5S, GMP, SM-K3, Hospital, Plastics, Sanitation Dan HVAC) , kalau masih tersedia saya mau 1.
      berapa harganya sekarang?

       
    25. ridho kurniawan

      November 3, 2010 at 8:31 pm

      tolong jeleskn masalah kesehatan kerja & masalah keselamatan kerja
      %keselamatan kerja di darat %
      %keselamatan kerja di laut %
      %keselamatan kerja di udara %

       
      • soehartohp

        November 28, 2010 at 7:40 pm

        kayaknya pertanyaan anda mendasar dan berkualitas dan saya yakin depnaker tdk akan dpt menjawab ,kenapa karena yg dikerjakan yg tidak-tidak ,yg sebenarnya harus bisa menjadi koordinasi dari semua masalah K3 ,bukjan mengambil pekerjaan orang lain, dasar UU No.1 Tahun 1970 sebagai pengganti V.R 1910 dan acct prevention dari ILO …………………………………………………………………………
        penanya ttg retribusi dasarnya ordonantie 1910 tapi seingat saya sudah dicabut jamanya pak die samsudin , pertanyaan saya kok bisa dicabut ………….tolong dibenahi atau koreksi MUHAIMIN bisa dak…………………………..

         
    26. erlina

      November 1, 2011 at 10:09 pm

      Q mw nanya apa ada standar untuk dokter, sdm, fit unfit dan sarana utk mcu itu sendiri????? truz tw gak standar koyle ttg fit unfit????? d tunggu infox

       
    27. carpet cleaning carlsbad

      September 28, 2013 at 1:03 am

      Howdy! Someone in my Myspace group shared this site with us so I came to give it a
      look. I’m definitely enjoying the information. I’m book-marking and will be tweeting this to my followers!
      Great blog and terrific style and design.

       

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

    %d bloggers like this: